Pernahkah kalian kalian mendengar istilah seperti "Senior Selalu Benar dan Junior Selalu Salah" ? Benar sekali, kita mendengar kalimat tersebut ketika kita masuk pada tempat baru. Ketika kita masuk sekolah baru maka akan ada Masa Orientasi Sekolah yang biasanya kebiasaan buruk seperti ini terjadi.

Senior Menang - Budaya Salah Kaprah Turun Temurun
Salah Tempat Sumber Gambar:https://pixabay.com

Kalimat tentang junior salah, yang tua selalu benar dan lain lain ini akan menjadi penyakit turun temurun yang sulit untuk dihentikan. Bagaimana tidak, ketika kita pertama masuk sekolah kita mendapat perlakuan seperti itu maka besar kemungkinan kita akan melakukan juga pada adik tingkat kita. Apakah benar demikian ?

Akibat Budaya Senior Menang/Benar

Budaya yang salah ini akan memberikan dampak yang berkepanjangan dan menyebabkan ketidak adilan. Ketika budaya ini terus berlanjut maka kita secara tidak langsung akan menimbulkan beberapa konflik yang buruk. Maka Dari itu kita harus mencoba untuk merubah dan membuat budaya yang telah berkelanjutan berhenti.

Menimbulkan Dendam

Tentu saja budaya tersebut akan menimbulkan dendam. Tanggapan otak kita secara otomatis akan tertanam dan memiliki rekaman negatif untuk melanjutkan budaya tersebut. Sebagai contoh kecil ketika kita sedang MOS atau OSPEK mendapatkan perlakuan yang demikian dengan peraturan "Panitia Pernah Salah", maka kita secara tidak sadar akan memiliki inisiatif untuk melakukan hal yang ama pada junior kita yang akan datang.

Diskriminasi

Memang benar, ketika budaya salah ini berlaku, maka relatif lebih besar akan timbul pelecehan. Hal ini disebabkan karena junior tidak memiliki hak yang sama dengan senior. Pelecehan ini akan sangat berbahaya karena dapat menimbulkan mental drop. Yang terjadi selanjutnya akan ada pembunuhan karakter dan pembangkangan terhadap peraturan.

Maka dari itu, mulai sekarang kita harus berusaha untuk menghentikan budaya salah yang turun temurun tersebut. Apakah ada yang perlu disalahkan atas budaya ini ? Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah tidak ada. Yang perlu kita lakukan hanyalah menghentikan budaya salah tersebut dari diri kita sendiri.

Intropeksi diri adalah jalan utama untuk Menghentikan Budaya Salah Selamanya.